Perhitungan Keuntungan Ternak Kacer Lengkap


Keuntungan Budidaya Burung Kacer Mengingat jumlah burung kacer yang semakin hari semakin sedikit jumlahnya di karenakan penangkapan besar - besaran kacer hutan. maka salah satu cara agar kacer atau dalam bahasa ilmiah di sebut dengan Copsychus saularis tidak punah adalah dengan menangkarkannya yang diharapkan bisa mendapatkan anakan burung kacer yang bagus dan ikut melestarikannya.

Bisa dikatakan penangkapan kacer hutan memang kurang terkendali yang mengakibatkan jumlah populasi Burung Kacer dewasa hutan maupun yang masih trotol di alam liar sedikit demi sedikit berkurang saat ini sudah ada beberapa kicaumania di indonesia yang mulai menangkarkan burung kacer ini. Sebagai salah satu burung fighter tidak heran apabila banyak para kicau mania yang menginginkan burung ini, selain itu harganya yang relatif terjangkau membuat burung ini banyak di pelihara oleh para kicaumania.

Pernahkah anda berfikir jika suatu saat nanti harga burung kacer bisa melambung tinggi ? Ya saya rasa bisa mengingat jumlah yang ada di alam semakin lama semakin berkurang akan tetapi permintaan pasar masih cukup tinggi maka dari itu mungkin suatu saat nanti akan ada saat dimana burung kacer mulai langka entah itu 5 atau 6 tahun kedepan jika penangkapan liar ini terus di lakukan. Salah satu cara yang paling efektif agar bisa menjaga kelestarian burung ini adalah dengan mulai menangkarkannya, ya benar ternak kacer memang menjadi salah satu solusi agar burung ini tetap terjaga kelestariannya.



Di indonesia sendiri jumlah penangkar burung kacer memamng belum sebanyak penangkaran burung murai ataupun penangkaran burung lovebirid. Munngkin di karenakan stock dari alam masih melimpah makanya para kicau mania masih enggan untuk menangkarkan burung fighter ini. Pada dasarnya penangkaran burung kacer bisa di katakan tidak sesulit menangkar burung murai medan yang biasanya harus memiliki tempat yang cukup luas selain itu tempatnya juga harus agak jauh dari keramaian agar burung tidak stress. Berbeda dengan burung kacer yang cenderung lebih mudah beradaptasi dan juga "tahan banting" dan tidak mudah stres.

Jika anda berniat menangkarkan burung kacer berikut langkah - langkahnya dan perhitungan keuntungan yang akan anda peroleh :


  • Tahap pertama ternak kacer : memilih indukan kacer yang biasanya di jadikan indukan adalah burung kacer yang sudah berumur lebih dari 6 bulan dan bisanya para kicau mania akan memilih indukan kacer jantan yang sudah jadi atau kacer juara dengan kisaran harga sekitar 800 sampai 1 jutaan bahkan ada juga yang menggunakan kacer andalan lomba untuk di jadikan indukan. Sedangkan untuk kacer betina bisanya di jual dengan harga sekitar rp 350.000 sampai rp 500.000 untuk indukan betinanya sendiri saya sarankan menggunakan burung kacer hasil penangkaran saja dan usahakan pilih yang dalam kondisi birahi dengan ciri suka mengeleper" kan sayapnya, untuk perbedaan kacer jantan dan betina bisa anda lihat di artikel yang sudah saya tulis di sini : untuk hitungan kasar menyiapkan indukan sebagai berikut :
    • kacer jantan yang sudah jadi : Rp. 1.000.000.
    • Kacer betina hutan / ternakan : Rp 350.000.
    • Total untuk membeli kacer indukan: Rp 1.350.000.
    • Tapi ada juga burung kacer gacor rumahan yang bisanya di jual kisaran rp 500.000 - rp 600.000 yang bisa anda jadikan pilihan apa bila belum mampu membeli kacer lomba.
  • Tahap kedua penangkaran kacer : penjodohan pada tahap ini jika anda sudah memiliki calon indukan jantan dan betina cara yang kedua adalah dengan penjodohan, anda bisa mempertemukan (bukan di dekatkan) antara kacer jantan dan betina proses penjodohan ini bisa memakan waktu hingga 2 minggu, tahap pertama tentu saja dengan kenalan yakni dengan memperlihatkan burung kacer jantan dan betina akan tetapi jangan di dekatkan biarkan mereka sahut menyahut terlebih dahulu lakukan selama 2 / 3 hari, kemudain tahap selanjutnya adalah pdkt coba dekatkan kedua burung tersebut dan lihat responnya apakah burung kacer betinanya sudah mencoba mengeleper" kan sayapnya jika iya maka proses penjodohan ini bisa di katakan akan segera berhasil akan tetapi jika masih belum coba dekatkan saja dan amati apakah ketika tidur kedua burung tersebut selalu berdekatan jika iya tunggu beberapa hari dan sambil berikan beberapa suplemen yang biasa di gunakan agar burung betina / burung jantan yang akan di tangkarkan menjadi bergairah untuk kawin, dan usahakan jangan mendengar suara burung kacer lain. Beberapa rekomendasi obat untuk meningkatkan birahi kedua burung tersebut
    • bird mature : Rp 75.000. Ef 
    • (Pakan Tambahan) Rp 10.000.
  • Tahap ketiga menangkarkan burung kacer : membuat kandang ternaknya sebenarnya membuat kandang penangkaran adalah tahap yang pertama anda bisa menggunakan kandang dengan ukuran 50 x 50 x 50 untuk menghemat tempat tapi jika anda mau anda bisa menggunkan / membuat kandang ternak seperti penangkaran untuk murai batu. Kemudain jika kandangnya sudah ada tentu saja anda harus menyiapkan isinya / fasilitasnya dan berikut daftar nya :
    • 1. Tempat makan dan minum : Rp 10.000.
    • 2. Tangkirngan : Rp 5.000.
    • 3. Glodok / sarang : Rp 40.000 - Rp 60.000.
    • 4. Serabut untuk sarang rp 10.000.
    • 5. Pakan dan EF Rp 20.000.
  • Tahap yang terakhir adalah berdoa ini adalah cara yang paling efektif dan paling murah dan juga bisa menjadi faktor yang paling menentukan sukses tidak nya anda dalam menangkarkan burung kacer. Jika kacer yang anda miliki sudah berjodoh dan terlihat akur di dalam kandang penangkaran maka yang perlu anda lakukan adalah menjaga ketersedian pakan dan air untuk burung kacer dan jangan lupa untuk berdoa.

Jika penjodohan yang anda lakukan sukses di butuhkan waktu sekitar 30 hari setelah kedua indukan kacer tersebut kawin, kemudian waktu yang di perlukan untuk meneetaskan anakan adalah sekitar 14 hari jika anakan sudah menetas anda bisa mengambilnya dan memeliharanya dengan tangan anda sendiri, untuk kacer muda hasil penangkaran bisanya di jual dengan harga sekitar Rp 400.000 sedangkan yang betina sekitar Rp 250.000 sampai Rp 300.000, jika indukan kacer anda menghasilkan 3 anakan dengan 2 jantan dan satu betina kemungkinan besar anda akan memperoleh sekitar Rp 1.200.000 sekali panen, akan tetapi itu masih kasar belum di potong biaya produksi / pakan dan rawatan harian.

Advertisement