Cara Sederhana Ternak Cucak Ijo

Penggemar burung cucak ijo saat ini  terbilang banyak. Karena mempunyai bentuk yang menawan, paruh yang panjang dan suara yang merdu. Sebagai penggemar pastinya anda harus mengetahui dengan pasti ciri-ciri jenis jantan dan betina. Apalagi bila anda ingin membudidayakannya. Secara fisik cucak ijo jantan terlihat sangat lincah, kepalanya lebih besar, matanya besar dan melotot, bulu leher berwarna hitam membentuk topeng di bagian mukanya, paruh berwarna gelap, warna bulu tegas tulang belakang dan supit kecil rapat dan ekornya panjang.

Ciri fisik cucak hijau berkualitas
Jika anda ingin menangkar cucak ijo tentunya harus memilih bakalan yang terbaik. Sehingga hasil keturunannya juga berkualitas tinggi. Apa saja ciri fisik cucak ijo yang layak ditangkarkan?

  1. Teliti bentuk paruhnya. Paruhnya harus lebar, besar dan panjang. Sedangkan bagian bawah paruh harus lurus dan posisi hidung berdekatan dengan mata.
  2. Teliti postur tubuhnya. Cucak ijo berkualitas mempunyai kaki, ekor dan badan ideal atau proporsional. Daya cengkram kakinya kuat dan sayap mengepit dengan rapat.
  3. Kalau ingin mendapatkan cucak ijo yang memiliki mental bagus dan kuat, pilihlah yang mempunyai leher berisi dan panjang, rajin bunyi atau gacor dan sangat lincah serta nafsu makannya tinggi.
  4. nah untuk lebih jelasnya lagi mengenai ciri fisik buruung cucak ijo yang bagus anda bisa membacanya di  : ciri cucak ijo jantan yang bagus 
  5. usahakan juga memilih burung cucak ijo yang sudah jinak agar mudah untuk di tangkarkan, nah jika burung anda belum jinak anda bisa baca di artikel saya yang sebelumnya yaitu mengenai cara menjinakan burung : menjinakan burung
Cara cepat menjodohkan cucak ijo
Beberapa langkah berikut ini bisa anda terapkan guna mempercepat perjodohan cucak ijo.
  1. Hari pertama, anda bisa memberikan pakan yang lebih bayak. Misalkan burung jantan dan betina mendapatkan pakan sebanyak 10 ekor cacing dan 10 ekor jangkrik. Agar birahi kedua pasangan ini segera berkobar.
  2. Hari kedua, pakan untuk burung betina dikurangi separuhnya. Tapi burung jantan tetap diberikan pakan seperti hari pertama. Tujuannya agar birahi tetap terjaga.
  3. Hari ketiga, pakan burung jantan ditambah sedangkan untuk pakan betina dihilangkan sama sekali. Tujuan dari teknik ini adalah agar burung jantan memainkan pakan dengan mulutnya. Sedangkan burung betina kelaparan, karena tidak diberikan pakan. Maka burung betina akan meminta makanan dari cucak ijo jantan dan akhirnya terjadi perkawinan.
  4. setelah berjodoh, sekarang yang jadi masalah andlah masalah tempat / kandang yang digunakan untuk menangkarkan burung cucak ijo.
  5.  untuk tempat sendiri yang wajib desediakan adalah : wadah pakan, wadah minum dan tempat yang digunakan untuk bertelur burung cucak ijo 
  6. sedangkan ukuran kalo menurut saya itu relativ ukuranyaga ada aturan baku yang menyatakan ukuran kandang cucak ijo harus segini segini, untuk ukuran terserah pada om-om sendiri yang penting jangan terlalu kecil dan usahakan bentuknya persegi panjang yang memanjang ke atas untuk gambaranya sendiri anda bisa cari” di mbah google.
yang menjadi kunci utama dalam ternak cucak ijo adalah pemilihan induk yang berkualitas, dan yang kedua adalah cara menjodohkan itu sendiri, nah untuk burung cucak ijo yang akan di jadikan indukan usahakan burung cucak ijo yang sudah berumur minimal 6 bulan, kenapa ? dikarenakan burung cucak ijo yang umurnya kuran dari 6 bulan di takutkan organ reproduksinya belum benar” siap, nah jika hal tersebut terjadi bisa jadi anak / indukanya akan terkena dampaknya misal : indukannya terkena penyakit / menjadi sakitkemudian bisa juga anakan nya cacat dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *