Inilah Penilaian Kelas Kacer Dalam Lomba Berkicau

Mungkin Anda yang tertarik untuk mencoba mengikuti lomba burung berkicau untuk kelas kacer sangat penting untuk mengetahui tentang poin-poin penilaian yang digunakan juri untuk menentukan kacer yang layak menjadi juara. Dengan mengetahui tentang poin-poin penilaian ini tentunya dapat Anda gunakan sebagai salah satu referensi ketika Anda ingin mengikuti lomba burung berkicau sehingga akan dapat lebih fokus dalam poin-poin penilaiannya.

Poin yang pertama adalah irama.

Lagu burung kacer
Lagu burung kacer

Di mana irama yang dikicaukan oleh kacer haruslah unik dengan cara menonjolkan suara yang memekik di telinga. Jadi tidak hanya sekedar siulan kacer saja sehingga tidak cocok untuk diikutkan dalam lomba. Ada juga poin dari penggunaan lagunya. Di mana lagu sebaiknya bervariasi dan tentunya tidak monoton. Semakin banyak dapat menghafalkan lagu, akan menambah poin untuk kacer tersebut. Bahkan untuk volumennya memang diharapkan memiliki volume yang keras sehingga ketika dilakukan penilaian oleh juri akan terdengar cukup jelas.

Volume suara kacer

Volume suara kacer
Volume suara kacer

Memang haruslah keras karena akan bersaing dengan kacer lain yang ikut lomba. Sehingga dengan suara yang keras tentunya akan memudahkan juri dalam melakukan penilaian. Selain volume memang untuk kacer disarankan memiliki nafas yang panjang sehingga ketika melakukan kicauan secara terus menerus ketika dinilai oleh juri. Sebaiknya memang dilatih untuk menghafalkan lagu-lagu yang secara bervariasi dan memiliki nafas panjang sehingga akan memudahkan juri memberikan nilai tambah pada kacer Anda.

Ketika proses pergantian lagu yang satu ke lagu yang lainnya, juri akan menilai dengan cermat tentang kerapatan pergantian lagu tersebut. Semakin rapat dalam melakukan perpindahan lagu tentunya akan menambah nilai tinggi pada kacer tersebut. Penilaian kacer juga dapat berupa intonasi dari lagu yang dibawakan kacer saat berkicau. Apakah enak di telinga atau tidak intonasinya. Power ketika berkicau juga menjadi salah satu poin penilaian dengan begitu akan terlihat kacer memiliki tenaga saat berkicau sehingga suaranya terdengar di telinga juri.

Variasi isian

burung kacer
burung kacer

Variasi isian yang ada di kacer juga menjadi salah satu poin penilaian sehingga jika memiliki variasi yang bagus pada suara burung kacer kecil atau memiliki karakter suara yang berbeda juga akan menambah poin untuk kacer Anda. Batas minimal lomba adalah 80% hingga 85% yang harus dilewati oleh burung kacer dalam perlombaan. Untuk menambah nilai poin memang sebaiknya memberikan latihan untuk kacer dengan memberikan tarian ketika berkicau sehingga akan mudah ketika mempraktekkannya ketika lomba. Kacer yang dilombakan juga tentunya harus memiliki kondisi yang utuh dimulai dari mata, sayap, kaki, ekor, paruh hingga kerapian bulu.

Tingkah burung Kacer

Gambar burung kacer tenang
Gambar burung kacer tenang

Saat lomba sedang berlangsung jika anda perhatikan mungkin anda akn melihat beragam tingkah burung mulai dari yang diam saja sampai yang aktif. TIngkah kacer yang di sukai saat lomba adalah burung berkicau dengan tenang di tangkringan aka lebih baik jika kacer tersebut mengeluarkan gaya ngobra. Sedangkan kacer yang dinilai kurang bagus meliputi :

  • Kacer Mbagong / Mengembangkan bulu dada sambil mengeluarkan suara terrrrr terrrrr yang menandakan jika mental burung tersebut menjadi down.
  • Turun Ke dasar sangkar
  • Ngeruji atau sering melompat – lompat di ruji sangkar yang seolah ingin menyergap burung lain.
  • Diam saja tanpa berkicau

Dengan memenuhi semua kriteria penilaian tersebut tentunya akan membuat peluang Anda dan kacer milik Anda semakin terbuka luas untuk menang. Kacer termasuk burung yang memiliki sifat tempur. Juri sering kali memperhatikan kacer yang agresif terhadap lawannya dalam hal berkicau. Ini juga akan menjadikan salah satu poin penilaian untuk lomba kacer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here