Perbedaan Parkit Australia dan Parkit Holland yang Perlu Anda Ketahui

Perbedaan Parkit Australia dan Parkit Holland – Parkit Australia termasuk sejenis dengan lovebird atau burung nuri. Sesuai namanya, hewan ini berasal dari Negara Australia, Belanda dan Amerika. Burung tersebut memiliki sebutan “budgerigar” yang berarti enak dimakan. Parkit yang memiliki kombinasi warna, salah satunya kuning, abu-abu dan biru ini banyak diternakkan di Indonesia.

Sedangkan parkit Holland adalah burung yang paling populer di dunia. Tidak hanya Nusantara, orang Amerika, Korea dan Jepang pun menjadikannya sebagai hewan peliharaan.

Jika di negara kita parkit dikurung dalam sangkar, maka di sana mereka dibiarkan berkeliaran di sekitar kandang. Berbicara soal parkit, sebenarnya burung seperti apakah ia? Seperti yang telah disebutkan, parkit merupakan jenis burung kicau yang termasuk dalam famili burung nuri atau parrot.

Umumnya, ukuran tubuh parkit hanya berkisar 20 cm dengan berat hingga 32 gram. Ada berbagai macam burung parkit yang tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia, dua di antaranya parkit dari Australia dan Holland.

Ciri-ciri Parkit Australia

Gambar Parkit Australi
Tampak Depan Parkit australi (sumber : pixabay.com)

Burung parkit yang bernama lain Palek ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:

Bentuk Fisik

Parkit Australia mempunyai lingkaran berwarna putih di sekitar matanya (cincin iris) yang muncul ketika berusia 6 bulan. Gunanya sebagai penanda bahwa usia burung tersebut sudah semakin tua. Umumnya, parkit bisa hidup selama 5-8 tahun, tapi ada yang sampai 10 tahun. Keunikan dari parkit jenis ini adalah kepalanya bisa berputar hingga 180 derajat.

Gambar Burung falk / parkit australi
Gambar Burung falk / parkit australi (sumber : pixabay.com)

Makanan

Unggas ini biasa diberi makan berupa biji-bijian, seperti millet putih dan millet merah. Selain itu, buah apel, melon dan pisang atau sayur bayam, brokoli serta wortel dapat menjadi alternatifnya.

Reproduksi

Burung parkit bersifat monogami, sehingga sulit untuk membedakan antara yang jantan dan betina. Apalagi, parkit jantan tidak mempunyai alat kelamin. Unggas dari Australia ini bisa dijodohkan dengan parkit lain. Jika ia melakukan reproduksi setelah perkawinan, telur yang dihasilkan berjumlah 4-6 butir. Kemudian, ia akan mengerami telur tersebut selama 17-19 hari.

Kalau sudah menetas baru dapat dipanen pada hari ke-10. Di usia itu, mereka telah dapat membuka matanya. Sementara di usia 2 minggu, akan tumbuh bulu-bulu pada tubuhnya dan tampak lebih sempurna setelah berumur 1 bulan. Ketika menginjak 42 hari, anak burung parkit biasanya siap meninggalkan sarang.
Proses mabung atau perontokan bulu akan terjadi pada saat ia berusia 4 bulan. Satu bulan berikutnya, parkit betina siap untuk belajar bertelur.

Ciri-ciri Parkit Holland

Parkit holland
gambar Parkit holland Putih (sumber : fotoburungkicau.com)

Sekilas tidak ada perbedaan yang menonjol antara parkit Holland dan parkit lokal. Tapi, dari segi ukuran tampak jelas bahwa yang pertama lebih besar. Supaya lebih jelas, berikut karakteristik parkit dari Belanda tersebut:

Bentuk Fisik

Parkit jenis ini mempunyai struktur tulang yang sama dengan parkit lokal, tapi ukuran tubuhnya sedikit lebih bongsor, walaupun tidak sebesar lovebird. Mutasi dan variasi warna bulunya lebih banyak, seperti merah muda, hijau muda, putih-biru-kuning dan perpaduan tiga warna sekaligus. Sehingga tidak heran apabila burung ini menjadi primadona di kalangan penggemarnya.

Burung parkit holland
Burung Parkit Holland (sumber gambar : 1.bp.blogspot.com)

Makanan

Millet yang merupakan sumber karbohidrat dan protein menjadi makanan pokok parkit Holland. Sebagai nutrisi tambahan, peternak bisa memberi jagung manis, sawi putih, kangkung, brokoli dan sebagainya.

Usia dan Adaptasi

Sama seperti parkit Australia, burung ini juga bisa bertahan hidup 5-8 tahun, tergantung perawatan. Satu yang sangat disayangkan, parkit tersebut tidak bisa hidup di negara beriklim tropis. Sebab, di daerah asalnya, ia sudah beradaptasi dengan baik di cuaca dingin (23-24 derajat Celcius). Jadi, kalau hendak membudidayakannya, pastikan Anda menyediakan ruangan yang memiliki suhu tetap dan tidak terlalu panas.

Baca Juga : Perbedaan Burung Anis Merah Jantan dan Anis Merah Betina

Itulah beberapa karakteristik parkit yang perlu Anda ketahui sebagai penggemarnya. Hal itu supaya bisa memberi perawatan yang baik pada mereka, sehingga umurnya tidak sebentar. Pahami pula pembudidayaan parkit Australia, misalnya pemberian makan, pemandian dan lain-lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here